CS. 0813 3531 8644

Online 24Jam

News – Wacana penerapan kebijakan new normal dari pemerintah menjadi angin segar bagi industri jasa penyewaan mobil & pariwisata di tanah air. Namun sampai saat ini, penerapan kebijakan ini masih terus digodok oleh pemerintah. Berbagai hal dipersiapkan untuk mendorong laju perekonomian masyarakat dalam menghadapi fase kenormalan baru di saat kondisi pandemi virus Corona (COVID-19) yang belum juga berlalu.

New Normal – dipersiapkan untuk mendorong laju perekonomian

Seperti yang kita rasakan, akibat pandemi ini masyarakat dipaksa tinggal di rumah. Bekerja, sekolah, hingga beribadah juga harus dilakukan di rumah. Terkecuali bagi mereka yang memang harus beraktivitas di luar rumah. Perubahan kebiasaan ini memberi dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat, serta bagi banyak sektor.

Dan vaksin yang menjadi satu-satunya senjata untuk menghentikan penyebaran virus, sampai dengan saat ini belum juga di ketemukan titik terangnya. Diam di rumah, beraktivitas hingga bekerja di rumah telah memukul keras sektor-sektor penggerak roda perekonomian. Harapan dari penerapan kebijakan new normal dari pemerintah ini semata untuk lebih mendorong laju dari perekonomian rakyat.

Menuju fase kenormalan baru – perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal

Dengan penerapan fase kenormalan baru tentunya berbagai sektor usaha akan mulai tumbuh dan berjalan meskipun tidak seperti awal sebelum pandemi COVID-19. Lumpuhnya usaha jasa penyewaan mobil akibat virus corona covid-19 dan industri pariwisata yang berdampak langsung dalam 4 bulan terakhir ini, perlahan akan segera membaik dengan penerapan kebijakan ini.

Tetap memperhatikan protokol kesehatan itu menjadi hal penting agar tidak terjadi pandemi jilid 2. Untuk mempersiapkan penerapan fase kenormalan baru ini, pihak jasa rental mobil memberikan tambahan sarana prasarana protokol kesehatan di semua fasilitas kendaraannya. Upaya mengikuti standar new normal ini teraplikasi dalam berbagai hal, antara lain:

  • Memeriksa kesehatan driver sebelum pengoperasian kendaraan.
  • Mengecek suhu badan driver juga penumpang.
  • Seluruh kru selalu mengenakan masker.
  • Selalu tersedia handspray sanitizer di setiap kendaraan.
  • Penumpang diwajibkan mengunakan masker.
  • Menjaga jarak.

Pembatasan isi penumpang juga dilakukan sebagai bagian social distancing. “Mobil tipe Ertiga, Avanza dan Innova yang biasanya bisa muat 7 penumpang, kini hanya diperbolehkan empat penumpang termasuk sopir. Untuk minibus Elf dan Hiace, maksimal 6 penumpang termasuk sopir. Sedangkan untuk semua jenis Bus, baik besar maupun medium, hanya boleh memuat 50% dari jumlah kapasitas maksimal penumpang.

Perekonomian mulai terguncang sehingga membuat sejumlah negara mulai melonggarkan kebijakan terkait mobilitas warganya, meskipun virus corona covid-19 masih terus mengancam. Kondisi ini pada akhirnya membawa pada konsep new normal life, yang secara bertahap mulai diimplementasikan.

Kategori: News

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *